Melalui langkah tersebut, pemerintah daerah menargetkan pengelolaan parkir yang lebih tertib dan berbasis data, optimalisasi penerimaan retribusi melalui kepastian tarif dan standar operasional prosedur (SOP) serta peningkatan akuntabilitas fiskal dan kepercayaan masyarakat.

Selain sektor parkir, Kabupaten Sorong juga mengembangkan inovasi Asli Murni Aman Nutrisi (AMAN) dari Dinas Tanaman Pangan.

Inovasi itu berfokus pada pengawasan keamanan pangan dari hulu hingga hilir sekaligus mengedukasi petani agar mengurangi penggunaan pestisida kimia yang berpotensi meninggalkan residu berbahaya pada hasil pertanian.

Nimrod menyampaikan inovasi AMAN dilatarbelakangi oleh masih adanya penggunaan pestisida kimia dengan dosis yang tidak sesuai, termasuk penggunaannya menjelang masa panen. Selain itu, terdapat risiko peredaran produk pangan yang tercemar residu serta informasi mengenai nutrisi pangan yang menyesatkan.

"Penguatan inovasi AMAN dilakukan melalui edukasi kepada kelompok tani untuk mengurangi penggunaan pestisida kimia, menjaga keseimbangan ekosistem pertanian, serta mengantisipasi resistensi hama," ujarnya.

Implementasi AMAN dilakukan di Kampung Malamai, Distrik Mayamuk, melalui kampanye penggunaan pestisida nabati. Pestisida tersebut dibuat dari bahan alami, khususnya tumbuhan, untuk membantu mengendalikan hama dan penyakit tanaman tanpa meninggalkan residu kimia berbahaya.