Menurut dia, protein ikan menawarkan lingkungan yang sempurna bagi bakteri pembusukan.

Kaldu yang basi biasanya keruh, baunya menyengat, dan permukaannya tampak berkilau dengan semburat warna-warni.

Sisa makanan bisa lebih cepat basi kalau tidak disimpan di lemari es.

Coffman menyampaikan bahwa makanan hanya boleh berada di zona suhu berbahaya antara 4 derajat sampai 60 derajat Celsius selama maksimal dua jam, setelah itu makanan tidak lagi aman dikonsumsi.

"Dalam rentang suhu ini, bakteri penyebab penyakit bawaan makanan dapat berkembang biak dengan cepat. Sebagai contoh, patogen seperti Salmonella, E. coli dan Clostridium perfringens jumlahnya dapat berlipat ganda setiap 20 menit," katanya.

Penerjemah: Sri Dewi Larasati