NADIKABAR.COM — Forum Alumni Siswa Pecinta Alam (FASTA) DKI Jakarta bersama Siswa Pecinta Alam (Sispala) dari Jakarta, Bekasi, dan Cikarang mengajak generasi muda memperkuat kepedulian terhadap lingkungan serta berperan aktif dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui Sarasehan Lingkungan di Jakarta, Minggu.
"Kami ingin menyampaikan bahwa persoalan karhutla harus menjadi perhatian bersama. Kerusakan lingkungan akibat pembakaran hutan dan lahan tidak boleh terus berulang tanpa penyelesaian yang serius. Generasi muda, khususnya komunitas pecinta alam, memiliki tanggung jawab untuk ikut menyuarakan dan mengawal upaya pelestarian lingkungan," kata Ketua Forum Sispala DKI Jakarta, M Rizky Ramadhani di Jakarta, Minggu.
Rizky mengatakan, pernyataan sikap tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus tanggung jawab generasi muda terhadap berbagai persoalan lingkungan, khususnya ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Ketua Panitia Sarasehan Lingkungan Sispala DKI Jakarta ini menjelaskan, Karhutla bukan sekadar persoalan kebakaran kawasan hutan, melainkan ancaman serius terhadap keberlangsungan ekosistem, kesehatan masyarakat, dan masa depan lingkungan hidup Indonesia.
Kemudian, dia juga memaparkan pernyataan sikap yang pertama, Alumni Sispala dan Forum Sispala Jakarta mengecam keras segala bentuk pembakaran hutan dan lahan, baik yang dilakukan secara sengaja oleh korporasi maupun perorangan demi kepentingan ekonomi sesaat. Praktik tersebut dinilai merusak ekosistem sekaligus menimbulkan dampak buruk terhadap kesehatan masyarakat.