NADIKABAR.COM — laki di salah satu boarding school ternama di Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar), diduga menjadi korban penganiayaan oleh rekannya. Polisi turun tangan melakukan penyelidikan.
Informasi dugaan penganiayaan ini dibagikan orang tua korban melalui media sosial. Pihak keluarga menyebut korban mengalami sejumlah luka lebam di tubuhnya, kepala benjol hingga dada sakit.
Korban mengaku bahwa luka itu didapat karena terjepit pintu. Dinarasikan, luka tersebut terus ada di pekan berikutnya saat pihak orang tua mengunjungi korban.
Setelah dikonfirmasi, pihak sekolah membenarkan bahwa terjadi keributan dan anak korban mengalami kekerasan oleh rekannya. Dari pemeriksaan dokter, disebutkan korban mengalami pecah pembuluh darah pada area matanya.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Putu Kholis Aryana membenarkan adanya laporan tersebut. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan serangkaian penyelidikan.
"Laporan telah diterima pihak kepolisian dan sedang diproses penyelidikan. Sudah ada laporannya. Kita tindaklanjuti selidiki," kata Putu saat dihubungi, Jumat (25/9/2026).
Polisi sudah mengajukan visum korban dan meminta keterangan sejumlah saksi. Saat ini polisi masih melakukan pendalaman.
"Mengajukan visum untuk ketahui kondisi korban, dirangkai dengan meminta keterangan saksi, mengumpulkan bukti pendukung lainnya," ujarnya.