5. Kerusakan sarpras dicatat dan segera dilaporkan untuk tindak lanjut.
6. Pantau kanal resmi Disdik DKI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Daerah Khusus Ibukota (BPBD DKI), Dinas Lingkungan Hidup Daerah Khusus Ibukota (DLH DKI), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Simpan juga nomor darurat Jakarta Siaga pada hotline 112.
UP Prasarana dan Sarana Pendidikan juga berikan tips pemeliharaan sarpras sekolah setelah hujan abu vulkanik GAK, yaitu:
1. Bersihkan abu dengan lap atau pel lembab, hindari menyapu kering atau meniup abu.
2. Periksa atap, talang, kanopi, dan drainase agar abu tidak menumpuk dan membebani struktur.
3. Lindungi toren, penampungan air, makanan, dan perlengkapan sekolah dari abu vulkanik.
4. Bersihkan ventilasi, kusen, filter AC, serta permukaan meja dan lantai.
6. Gunakan alat perlindungan diri (APD) bagi petugas kebersihan, seperti masker, pelindung mata, dan sarung tangan.