"Awalnya anak-anak sendiri yang punya ide. Mereka ingin menyanyikan MBG (Mas Bahlil Ganteng). Dari situ tema MBG itu angkat dalam karnaval," kata Ahmad, Kamis (20/8/2026).
Ahmad mengatakan ide tersebut muncul setelah para siswa diajak berdiskusi. Dari pembicaraan itu, siswa menyampaikan pengalaman dan keinginan mereka terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurut Ahmad, replika tersebut dibuat karena siswa di Pulau Mandangin hingga kini belum bisa menikmati program MBG.
"Mereka sepakat untuk membuat replika tikus bawa koper tulisan koruptor itu sebagai simbul banyaknya korupsi di negeri ini," lanjutnya.