"Kami akan mendampingi psikis korban dan memfasilitasi jika nantinya dibutuhkan pendampingan psikolog," katanya.

Sebelumnya, video dugaan perundungan yang dilakukan beberapa pelajar perempuan di Bondowoso viral di media sosial dan aplikasi pertemanan.

Dalam video itu, tampak seorang pelajar perempuan berbaju hitam menangis. Korban yang seorang diri tersebut ditendang, didorong, dan ditampar beberapa kali oleh anak perempuan lainnya sembari direkam menggunakan video ponsel.

Aksi dalam video tersebut lalu diunggah di media sosial dengan keterangan "Ga rombongan kok," seperti terlihat dalam rekaman.