Dalam praktiknya, KT Ngudi Mulyo mengoptimalkan budi daya tanaman sehat di atas lahan pertanian seluas 12,5 hektare. Pengelolaan lahan yang cukup luas ini dilakukan secara kolektif oleh para anggota kelompok tani dengan penuh kedisiplinan.
Penerapan budi daya tanaman sehat tersebut berfokus pada pengurangan bahan kimia sintetis, serta pemanfaatan ekosistem alam secara optimal untuk menyuburkan tanaman padi.
Berdasarkan hasil ubinan di lokasi, kerja keras para petani di Jirak ini membuahkan hasil produktivitas yang sangat memuaskan dan berada di atas rata-rata umum. Tercatat, hasil Gabah Kering Panen (GKP) dari lahan tersebut mencapai 9,76 ton per hektare.
Sementara itu, untuk hasil konversi Gabah Kering Giling (GKG) di kelompok tani ini tercatat mencapai 7,84 ton per hektare.