NADIKABAR.COM β Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengharapkan bangunan revitalisasi SMK N 1 Sasak Ranah Pasisia, Kabupaten Pasaman Barat senilai Rp3 miliar dapat melahirkan generasi penerus yang mengangkat potensi daerah.
"Hari ini kita meresmikan bangunan baru SMK N 1 Sasak Ranah Pasisia karena bangunan yang ada rawan banjir," kata Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah di Sasak Ranah Pasisia, Kamis.
Menurutnya pembangunan gedung tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih aman dan layak.
Selain itu sebagai mitigasi ancaman banjir yang selama ini mengganggu aktivitas belajar mengajar di bangunan pertama yang sering di landasan banjir.
Dia mengatakan pembangunan gedung baru SMKN 1 Sasak Ranah Pasisie merupakan wujud perhatian pemerintah terhadap keberlangsungan pendidikan, khususnya bagi sekolah yang menghadapi persoalan kerawanan bencana.
Relokasi dan pembangunan fasilitas baru diharapkan dapat memberikan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik.
Ia juga mengapresiasi komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat sektor pendidikan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang dilaksanakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Dia menyatakan perhatian pemerintah pusat tersebut tidak hanya diwujudkan melalui pengalokasian anggaran, tetapi juga melalui pembangunan dan rehabilitasi langsung terhadap sekolah-sekolah yang membutuhkan penanganan di berbagai daerah, termasuk Sumatera Barat.
βTidak hanya mengalokasikan anggaran, pemerintah pusat juga langsung menyelenggarakan pembangunan bagi sekolah-sekolah yang membutuhkan penanganan di berbagai daerah, termasuk di Sumbar.