Berdasarkan data Sarana Prasarana Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar pada 2025 terdapat 78 satuan pendidikan negeri dan swasta di bawah kewenangan pemerintah provinsi yang menerima bantuan program revitalisasi.

Terdiri dari 77 sekolah untuk pembangunan dan rehabilitasi serta satu pembangunan Unit Sekolah Baru (USB). Total bantuan yang dialokasikan mencapai Rp115,77 miliar.

Sementara itu, pada tahun 2026 ini, pemerintah pusat kembali mengalokasikan bantuan Program Revitalisasi Kebencanaan bagi 34 sekolah negeri dan swasta di Sumbar, dengan total anggaran mencapai Rp48,42 miliar.

Selain itu, melalui Program Revitalisasi Reguler, juga terdapat 30 sekolah yang menerima bantuan pembangunan dan rehabilitasi dengan total alokasi anggaran sebesar Rp40,46 miliar.

Dengan demikian, sepanjang 2026, total bantuan revitalisasi kebencanaan dan reguler yang dialokasikan untuk sekolah-sekolah di Sumbar berjumlah sekitar Rp88,89 miliar, untuk mendukung peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.

Salah satu penerima bantuan revitalisasi kebencanaan tersebut adalah SMK Negeri 1 Sasak, Kabupaten Pasaman Barat, dengan alokasi anggaran sebesar Rp2.999.958.000 atau sekitar Rp3 miliar.

Dana tersebut digunakan untuk pembangunan tiga gedung baru yang kini telah selesai dan siap dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan pendidikan.

Wakil Bupati Pasaman Barat, M. Ihpan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat dan Pemprov Sumbar terhadap peningkatan fasilitas pendidikan di daerahnya.

Ia berharap keberadaan gedung baru tersebut dapat meningkatkan daya saing SMK 1 Sasak, baik dari sisi kualitas proses pembelajaran maupun kompetensi lulusannya.