NADIKABAR.COM — SMKN 2 Jakarta Pusat menjalani verifikasi lapangan sebagai calon Sekolah Adiwiyata Mandiri 2026 oleh tim Kementerian Lingkungan Hidup untuk dinilai penerapan budaya peduli lingkungan di sekolah.
Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Eric PZ Lumbun mengatakan program Adiwiyata tidak sekadar bertujuan memperoleh penghargaan, tetapi juga membentuk karakter peduli lingkungan pada generasi muda.
"Program Adiwiyata ini bukan sekadar ajang perlombaan untuk meraih penghargaan atau piala semata. Lebih dari itu, Adiwiyata adalah sebuah gerakan untuk menanamkan karakter peduli lingkungan sejak dini kepada generasi muda," kata Eric dalam keterangan di Jakarta, Selasa.
Eric mengatakan sekolah berperan dalam membangun kesadaran lingkungan, terutama menghadapi persoalan perkotaan seperti pengelolaan sampah, polusi udara, dan pemanasan global.
Ia mengapresiasi sejumlah kegiatan yang telah diterapkan SMKN 2 Jakarta, antara lain pemilahan sampah, pengurangan plastik sekali pakai, pembuatan lubang biopori, serta penghijauan melalui tanaman vertikal dan hidroponik.