Edy menjelaskan, pihaknya sebenarnya telah mengajukan permohonan rehabilitasi untuk 29 ruang kelas di SMPN 2 Ngamprah kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada 2025 lalu. Namun, hingga memasuki semester kedua tahun 2026, belum ada tindak lanjut nyata atas usulan tersebut.
"Kami di akhir tahun lalu sudah mengusulkan ada 29 ruang kelas direhabilitasi, sudah diverifikasi kementerian cuma belum kebagian samlai selarang. Mudah-mudahan disetujui untuk perbaikan di tahun ini," ucap Edy.
Secara keseluruhan, Pemkab Bandung Barat mengalokasikan anggaran sebesar Rp20 miliar pada tahun 2026 untuk membenahi infrastruktur pendidikan yang rusak. Total terdapat 182 ruang kelas jenjang SD dan SMP yang masuk dalam daftar perbaikan tahun ini.