Selain penanganan fisik, Pemkab Solok juga mengevaluasi keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat, termasuk kondisi kawasan perkantoran yang terdampak banjir bandang.

Untuk mendukung penanganan hingga akhir tahun, Pemkab Solok menyiapkan tambahan anggaran sekitar Rp4 miliar yang dialokasikan untuk kebutuhan penanganan bencana.

Rapat evaluasi tersebut dipimpin Bupati Solok Jon Firman Pandu bersama Wakil Bupati Candra dan dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir, Forkopimda, BNPB, BMKG, serta kepala organisasi perangkat daerah terkait.

Pemerintah Kabupaten Solok menyatakan penanganan pascabencana akan terus dilakukan secara terpadu dengan memperkuat koordinasi antarlembaga, kesiapsiagaan menghadapi kondisi cuaca, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak.