NADIKABAR.COM — Ratusan sopir logistik memblokir pintu masuk Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, selama dua jam akibat kekecewaan atas kemacetan parah yang melumpuhkan jalur logistik berhari-hari. Aksi pemblokiran tersebut akhirnya mencair setelah otoritas pelabuhan menyepakati enam poin penting bersama perwakilan demonstran.

Mediasi darurat digelar langsung di lokasi oleh jajaran Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), serta PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang untuk menghentikan kebuntuan.

"Kami meminta perhatian serius dari Presiden, Menteri Perhubungan, hingga Menteri AHY. Kemacetan parah di Pelabuhan Ketapang ini bukan masalah sepele karena langsung memicu terhambatnya pasokan logistik nasional ke wilayah Indonesia Timur," tegas Koordinator Aksi, Darmawan, Kamis (3/9/2026).