NADIKABAR.COM — Komunitas sopir lokal menolak keras kehadiran sopir taksi online yang mengantar dan menjemput wisatawan di Desa Wisata Tetebatu, NTB.
Taksi online dianggap merugikan mereka sebagai penyedia jasa transportasi lokal. Para sopir itu pun menolak taksi online yang akan menjemput wisatawan di desa wisata yang berada di wilayah Kecamatan Sikur, Lombok Timur tersebut.
Humas Himpunan Pengusaha dan Pekerja Jasa Wisata (HIPPJATA) kawasan Rinjani Selatan, Kusma Adnan, mengatakan penolakan dimaksudkan untuk memberikan peluang bagi para penyedia jasa wisata lokal, khususnya sopir. Sopir lokal telah ada di setiap destinasi wisata.
"Kami tidak mengizinkan taksi online datang untuk menjemput tamu di wilayah kami, kecuali dropping. Biakan itu jatah sopir setempat," kata pria yang akrab disapa Uncle Kus tersebut, Minggu (13/9).