NADIKABAR.COM — Pengemudi Pajero Sport berinisial ADPI (26) ditangkap setelah menabrak pelajar SMP berinisial ATM (14) hingga tewas di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. ADPI telah dilakukan tes urine dan hasilnya negatif.
Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo berbicara soal kepemilikan barang diduga tembakau sintetis yang ada di dalam Pajero itu. Namun, Joko belum bisa memastikan.
"Kami belum bisa memastikan siapa pemilik barang itu. Langkah kami, pertama, kami terhadap pengemudi mobil sudah kami lakukan cek urine, hasilnya negatif," kata Joko Adi kepada wartawan, Senin (19/10/2026).
Temuan daun kering diduga ganja ini viral di media sosial. Dalam rekaman video yang beredar, terlihat pengemudi Pajero Sport sudah diamankan dengan tangan terborgol di dalam mobil.
Rekaman video juga memperlihatkan warga menenteng plastik klip berisi daun kering yang dinarasikan sebagai narkoba. Joko memang membenarkan adanya temuan itu.
"Kemudian, memang sama-sama kita lihat di media sosial ada yang menunjukkan sejenis tembakau gitu ya," katanya.
Lebih lanjut, Joko menyebutkan polisi masih mendalami penyebab kecelakaan tersebut. Dia juga mengatakan identitas pengemudi yang disebut-sebut sebagai anak dari purnawirawan TNI masih didalami.
"Itu saat ini sedang dilakukan pemeriksaan terhadap si pengemudi," imbuh dia.
Kecelakaan bermula saat korban sedang berjalan kaki di Jalan D, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Minggu (18/10) dini hari. Tiba-tiba, mobil Pajero Sport yang dikemudikan oleh ADPI menabrak korban dan dua mobil lain yang ada di sisi kiri jalan.
"Mobil menabrak laki-laki yang sedang berdiri di pinggir jalan di sisi sebelah kiri. Dan kemudian, mobil juga menyerempet Avanza yang sedang terparkir di pinggir jalan posisinya sebelah kiri juga," jelas Joko.
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan seusai kejadian tersebut. Namun sayangnya, korban meninggal dunia setiba di rumah sakit.
"Terkait kejadian ini, seorang laki-laki yang tertabrak tadi dilakukan pertolongan, dilarikan ke rumah sakit, namun setelah di rumah sakit, yang bersangkutan meninggal dunia," pungkasnya.