NADIKABAR.COM β Tim gabungan Polda Sumut dan Polres Asahan mengungkap kasus pembunuhan sopir taksi online Muhammad Imran (33). Korban awalnya dirampok lalu dibunuh di Deli Serdang, dan jasadnya dibuang ke parit perkebunan sawit di wilayah Asahan.
Dilansir NadiKabar, masyarakat awalnya digegerkan dengan penemuan mayat di parit perkebunan kelapa sawit di Kelurahan Dadi Mulyo, Kisaran Barat, Asahan, pada Kamis (22/10). Tubuh korban ditemukan dengan luka tusuk dan sayatan.
Dirreskrimum Polda Sumut Kombes Cornelius Mangarahon Simanjuntak menyebut pihaknya menyelidiki penemuan jasad korban tersebut. Polisi menduga mayat itu merupakan korban pembunuhan.
Tim gabungan melakukan serangkaian penyelidikan, mulai dari olah TKP, autopsi jasad korban, hingga menganalisis CCTV. Polisi akhirnya mengantongi identitas para pelaku. Hasil penyelidikan menunjukkan korban diduga dirampok di Jalan Kates, Sunggal, Deli Serdang, pada Rabu (21/10) sekitar pukul 05.00 WIB.