Namun, dia membuka kemungkinan mencari lahan di wilayah yang lebih pinggir apabila harga tanah di Jakarta terlalu mahal.

"Pastinya yang diprioritaskan kan yang existing, yang nempel dengan yang existing. Itu kan untuk pelebaran," jelasnya.

"Alternatif lain ya pastinya kita karena harga tanah di Jakarta mahal, mau nggak mau ya agak-agak pinggir dikit sama keluar-keluar dikit," sambungnya.

Yuke menegaskan pembahasan untuk membeli lahan makam di luar Jakarta belum sampai pada tahap penyusunan regulasi. Pemprov DKI saat ini masih didorong untuk mengoptimalkan lahan yang tersedia di wilayah Jakarta.

"Belum sampai ke situ, tapi kita mencoba optimalkan dulu yang ada di Jakarta. Minimal pinggir-pinggir tapi masih di Jakarta," imbuhnya.