NADIKABAR.COM — Prajurit TNI AU Serda Ahmad Muzammil Farisa tewas setelah diduga dianiaya empat seniornya. Penganiayaan itu diduga bermula dari kesalahan memenuhi pesanan mi kuah yang justru dibuat menjadi mi goreng.

Di balik kasus tersebut, Serda Ahmad Muzammil Farisa ternyata dikenal sebagai sosok yang religius dan memiliki jiwa sosial.

Hal itu terungkap saat perwakilan Mabes TNI AU, Kasubdis Kol Ariyanto, memberikan sambutan dalam pemberangkatan jenazah pada Jumat dini hari (11/9/2026). Dalam sambutannya, Ariyanto menyebut Serda Ahmad merupakan prajurit yang religius.

"Kita semua tahu bahwa almarhum merupakan sosok yang selalu memulai salat subuh di asrama," ujar Kasubdis Kol Ariyanto dalam sambutannya, Jumat (11/9).