Sementara itu, Toni Eko Prasetyo, ayah almarhum, menyampaikan bahwa informasi awal yang diterimanya menyebut Serda Ahmad meninggal akibat kecelakaan. Namun, ia kemudian mendapat informasi lain dari rekan almarhum yang menyebut putranya diduga menjadi korban penganiayaan senior.

"Pukul 04.00 WIB saya dihubungi bahwa anak saya meninggal dunia karena kecelakaan. Tapi ada teman lainnya menginfokan jika tidak kecelakaan tapi dianiaya senior," jelas Toni.

Menurut Toni, Serda Ahmad Muzammil Farisa baru berdinas sekitar satu tahun lebih. Jabatan terakhirnya sebagai Ba Adminu Urtu Subbagmin Bagum Setdis Dispeskau di Mabes TNI AU.

Alamat tugas almarhum berada di Mess Psikologi Galaxy, Jalan Kopatdara, Kompleks Skadron Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta yang diduga menjadi lokasi penganiayaan.