NADIKABAR.COM — Dentum musik yang dihasilkan dari sound horeg kini bukan hanya mengguncang Jawa Timur, namun juga merambah berbagai wilayah lewat konten-konten yang viral di media sosial.

Sound horeg menjadi daya tarik saat sekelompok orang membunyikan musik lewat seperangkat pelantang suara yang diangkut truk atau mobil pikap.

Menurut pegiat seni Jawa Timur Heri Lentho, sound horeg merupakan fenomena sosial dan budaya masyarakat yang bukan semata-mata dari persoalan teknologi pengeras suara.

Penggunaan pengeras suara yang kerap ditemui dalam hajatan, karnaval, bersih desa, peringatan kemerdekaan dan berbagai perayaan masyarakat adalah sesuatu yang sangat wajar dan menjadi cikal bakal kelahiran sound horeg.

Ekspresi dalam bentuk musik, bunyi, dan suara memang selalu menjadi bagian dari ekspresi kegembiraan masyarakat.

Tak hanya sebatas hiburan dalam acara tertentu, sound system atau pelantang suara seiring berjalannya waktu justru memiliki daya tarik tersendiri dan menjadi hiburan buat masyarakat.