Pengelola juga membagikan video saat Salma mencicipi makanan yang akan dibagikan kepada siswa melalui kepala sekolah untuk diteruskan kepada orang tua, serta mengunggah informasi menu harian melalui akun media sosial.

"Kami ingin masyarakat mengetahui secara terbuka bagaimana makanan dipersiapkan dan seperti apa menu yang diterima siswa setiap harinya," ujarnya.

Menurut Salma, pemilihan bahan pangan dan pengolahan makanan turut menjadi perhatian dalam penyediaan menu, termasuk menjaga tekstur sayuran agar tidak terlalu lembek serta mengembangkan variasi hidangan seperti chicken katsu dan macaroni schotel.

Ia mengatakan pengelolaan dapur MBG tidak hanya berfokus pada produksi makanan, tetapi juga harus memperhatikan standar gizi, keamanan pangan, cita rasa, dan keterbukaan informasi agar layanan pemenuhan gizi dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.