Misalnya, menu yang disajikan pada Senin (21/9) berupa nasi putih, ayam goreng Kalasan, tumis tahu tempe cabai hijau, capcay, dan jeruk.

Untuk porsi kecil, menu tersebut mengandung energi 405,6 kilokalori (kkal) atau 101 persen AKG, protein 18,5 gram, lemak 14 gram, karbohidrat 52,1 gram, dan serat 3,6 gram.

Sementara porsi besar mengandung energi 632,1 kkal atau 101 persen AKG, protein 28,9 gram, lemak 21,2 gram, karbohidrat 82,4 gram, dan serat 5,3 gram.

Denny mengatakan perhitungan kandungan gizi tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan makanan yang disalurkan melalui program MBG tidak hanya memenuhi kebutuhan jumlah porsi, tetapi juga memiliki komposisi gizi yang terukur.

"Setiap menu sudah kami hitung kandungan gizinya, sehingga asupan yang diterima penerima manfaat dapat terukur," katanya.