Selain barikade parit, titik balik kemenangan pasukan muslim ditentukan oleh duel sengit tim redaksi Ali bin Abi Thalib melawan jenderal veteran musuh, Amr bin Abdi Wudd.

Amr dikenal sebagai salah satu ksatria pedang paling ditakuti. Pada awalnya, Rasulullah SAW sempat menahan Ali untuk maju karena mengkhawatirkan keselamatannya-terlebih trauma kehilangan paman beliau, Hamzah, pada Perang Uhud masih berbekas. Beliau sempat mempertimbangkan sahabat lain yang lebih senior.

Namun, Ali bin Abi Thalib tetap bersikeras dan memohon izin untuk menghadapi pimpinan musuh tersebut. Setelah mengizinkannya, pertolongan Allah SWT menaungi pasukan Islam.

Di luar dugaan lawan, Ali bin Abi Thalib berhasil menumbangkan Amr bin Abdi Wudd dalam duel satu lawan satu. Tewasnya panglima perang utama musuh tersebut meruntuhkan mental ribuan pasukan sekutu, hingga akhirnya mereka memutuskan mundur dan membatalkan pengepungan Kota Madinah.