Kankan mengungkapkan, upaya lainnya dalam menangani banjir adalah penyediaan lahan seluas 10 hektare. Lahan tersebut nantinya akan digunakan untuk pembangunan beberapa titik danau retensi.

"Kemudian kita juga akan ada pembuatan saluran baru, dan salah satu masyarakatnya atau pengusahanya sudah memberikan hibah tanahnya itu sampai 8 meter kali hampir 1.200 meteran gitu ya," kata Kankan.

"Nah, itu untuk membuat saluran baru juga yang hampir nempel ke tol ya, jadi itu tuh untuk mencegah air yang dari Kota Bandung. Sehingga bisa langsung masuk ke saluran itu, tertahan, tidak langsung masuk ke Tegalluar. Dan itu pun sudah dilakukan, sudah menghibahkan," tambahnya.

Dia menyebutkan BBWS akan menganggarkan penyediaan pintu air duckbill. Penyediaan pintu air tersebut akan dilakukan di beberapa titik aliran sungai di Kecamatan Bojongsoang.

"Semoga itu bisa menangani permasalahan banjir dj Bojongsoang, Baleendah, dan Dayeuhkolot," kata Kankan.