Soda merupakan minuman yang diketahui memiliki masalah kesehatan dan telah dikaitkan dengan obesitas serta masalah pengaturan gula darah. Minuman ini juga bisa memengaruhi bagaimana tubuh menyerap nutrisi lainnya.
Setelah soda, ada dua minuman lain, yaitu teh dengan gula. Minuman ini dikaitkan dengan risiko kematian 22 persen lebih tinggi. Kemudian, ada susu murni yang dikaitkan dengan risiko 18 persen lebih tinggi.
Keduanya bisa memberikan lebih banyak kalori daripada teh tanpa pemanis atau susu skim, tergantung pada jumlah yang dikonsumsi.
Terakhir, ada cereal jagung dengan risiko kematian sebesar 20 persen. Temuan ini menggarisbawahi bahwa UPF (ultraprocessed food) tak hanya meningkatkan jumlah kalori, tetapi juga menambah zat aditif atau bahan lain yang tidak bermanfaat bagi kesehatan.
Sebagian kecil peserta, sekitar 3.300 orang, meninggal selama penelitian berlangsung, sehingga memberikan informasi yang kurang representatif tentang makanan yang terkait dengan angka kematian yang lebih tinggi.
Penting juga untuk dicatat bahwa para peserta tersebut meninggal karena "semua penyebab", sehingga kematian mereka tidak selalu berkaitan dengan pola makan atau penyakit metabolik.