NADIKABAR.COM — Gunung Everest menjadi salah satu impian para pendaki dunia. Tak disangka, kehadiran pendaki berkontribusi dalam mencairnya es di Everest.
Berdasarkan jurnal penelitian internasional yang diterbitkan di Regional Environmental Change yang berbasis di Jerman, sebagian besar urine pendaki dibuang langsung di area sekitar base camp Everest. Jurnal yang diterbitkan pada 29 Agustus itu menyebut bahwa urine langsung terbuang ke gletser.
Menurut laporan VN Express pada Jumat (11/92026), pendaki Everest menghasilkan lebih dari 6.000 liter urine setiap hari. Para peneliti menghitung bahwa panas yang dihasilkan dari 6.000 liter urine per hari saja dapat mencairkan sekitar 154 ton es selama musim pendakian yang berlangsung selama 50 hari.
Penyebab utamanya terletak pada banyaknya orang yang berkumpul di kawasan tersebut.
Selama musim pendakian musim semi, ribuan pendaki, pemandu, dan staf pendukung mendirikan sekitar 1.600 tenda di base camp, mengubahnya menjadi permukiman sementara yang dilengkapi dengan kedai kopi, internet berkecepatan tinggi, fasilitas mandi air hangat, TV layar lebar, dan sistem pemanas lantai di dalam tenda.