"Kanker lambung adalah penyebab kematian akibat kanker kelima terbesar di dunia, tetapi kita masih sangat sedikit mengetahui bagaimana faktor pola makan dapat berkontribusi pada kanker ini," lanjutnya.

Dalam studi ini, tim peneliti mengalisis data lebih dari 112.000 peserta yang terlibat dalam dua penelitian besar berskala panjang, yakni Nurses' Health Study dan Health Professionals Follow-Up Study. Para peserta secara rutin mengisi kuesioner setiap dua tahun sekali terkait gaya hidup dan pola makan, termasuk konsumsi soda, es buah, limun, hingga sports drink.

tim redaksi tahun 1986 hingga 2022, peneliti mencatat ada 278 kasus kanker lambung di tim redaksi para peserta. Setelah memperhitungkan berbagai faktor risiko pengganggu (confounding factors), ditemukan bahwa peningkatan risiko kanker lambung terjadi baik pada pria maupun wanita:

Menariknya, peneliti tidak menemukan adanya kaitan tim redaksi minuman berbahan pemanis buatan (artificially sweetened beverages) dengan peningkatan risiko kanker lambung.