"Namun, dukungan kepada tim jangan sampai berlebihan hingga berujung pada perkelahian. Kita semua adalah warga dari negara yang sama. Saya benar-benar tidak mengerti mengapa orang yang datang untuk mendukung tim olahraga yang mereka sukai justru terlibat dalam kerusuhan," ujarnya menambahkan.

Kericuhan ini semakin membuat Jakmania terpojok. Sebelumnya juga terjadi aksi kekerasan terhadap bus rombongan tim Elite Pro Academy (EPA) Persib U-18 yang membuat Ketum PSSI Erick Thohir sampai mengancam hukuman pengurangan poin hingga dibatalkannya izin suporter away.

Komite Disiplin (Komdis) PSSI juga dipastikan tidak akan tinggal diam. Sanksi administratif dan denda kemungkinan besar akan dijatuhkan kepada Persija dan Jakmania, juga Persita selaku penyelenggara pertandingan.