NADIKABAR.COM — Menteri Keuangan Suahasil Nazara buka-bukaan soal dampak kenaikan harga minyak global terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dia mengatakan beberapa waktu terakhir harga minyak dunia sempat menyentuh harga US$ 105 per barel.
Adapun pada penutupan perdagangan Kamis, harga minyak mentah Brent diketahui menguat 4,1% atau sekitar US$ 4,08 menjadi menjadi US$ 104,28 per barel. Pada sesi yang sama, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS juga naik 3,6% atau sekitar US$ 3,21 menjadi US$ 91,49 per barel.
"Harga komoditas kalau kita lihat itu, Brent itu sebelah kiri atas US$ 102 per barel. Tapi hari-hari ini kita sudah melihat US$ 105 dan ini semua pasti akan ada implikasi ke APBN kita. Implikasi kepada pendapatan, implikasi kepada belanja dan seterusnya," ungkap Suahasil dalam acara APBN KiTa di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (9/10/2026).