NADIKABAR.COM — Disclaimer: Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Seorang pria, IMR, mendapati istrinya, NMM (48), tewas tergantung di pohon durian saat mencari tangga aluminium yang hilang dari gubuk penyimpanan. Peristiwa itu terjadi di area perkebunan milik korban di Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Gianyar, Bali, tadi pagi.
"Ditemukan oleh suami korban, IMR, saat menuju kebun sekitar pukul 06.00 Wita," kata Kapolsek Tegallalang AKP I Ketut Wiwin Wirahadi dalam keterangannya, Senin (14/9/2026).
Wiwin mengatakan IMR awalnya melihat tangga aluminium yang biasanya berada di gubuk tempat penyimpanan sudah menghilang. Dia lalu berinisiatif mencari tangga tersebut.
Tak lama mencari, dia menemukan tangga miliknya. Namun, dia juga mendapati istrinya tewas tergantung di pohon durian dengan posisi berada di atas tangga tersebut.
"Suami korban menemukan tangga tersebut bersandar di pohon durian. Saat melihat ke arah pohon, suami korban mendapati korban dalam kondisi tergantung," kata Wiwin.
Temuan tersebut kemudian dilaporkan IMR kepada polisi. Tak lama kemudian, polisi tiba di lokasi kejadian dan menurunkan jasad NMM.
Setelah diturunkan, NMM dilarikan ke RSU Payangan untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tak tertolong. NMM dinyatakan meninggal dunia pukul 07.10 Wita.
Wiwin mengatakan tidak ada kejanggalan apa pun pada tubuh NMM. Berdasarkan keterangan suaminya, NMM diduga gantung diri karena sakit yang dideritanya sejak lama hingga mengalami depresi.
"Petugas telah melakukan penanganan di lokasi kejadian, pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Diduga, karena sakit," katanya.