Surabaya Startup Festival (SSF) 3.0 mencatat lebih dari 380 pendaftar dari target awal 150 peserta. Setelah kurasi, sebanyak 50 pelaku usaha terpilih mengikuti pembinaan bisnis.
Antusiasme tersebut menunjukkan adanya kebutuhan terhadap ruang kreativitas. Namun, jumlah pendaftar belum cukup untuk menyimpulkan keberhasilan sebuah pusat kreativitas.
Ukuran yang lebih penting ialah berapa banyak peserta yang mampu mengembangkan kemampuan, menghasilkan karya, memperluas jejaring, dan memperoleh peluang setelah pembinaan berakhir.
SUBEC perlu melampaui fungsi tempat berkumpul dan berpameran. Kawasan ini harus memberi ruang bagi anak muda untuk bereksperimen, belajar, dan bertemu dengan orang memiliki minat berbeda.
Keberagaman komunitas merupakan modal penting. Seniman dapat berkolaborasi dengan desainer, pengembang teknologi dengan pelaku UMKM, sementara komunitas otomotif memperkenalkan kreativitasnya. Pertemuan lintas bidang membuka kemungkinan lahirnya gagasan baru.
Agar interaksi berkelanjutan, SUBEC memerlukan kalender kegiatan sepanjang tahun. Pameran, lokakarya, pertunjukan, kompetisi, dan kelas keterampilan perlu digelar teratur agar kawasan tidak bergantung pada festival tertentu.