NADIKABAR.COM — Ketua Badan Anggaran Dasar DPR Said Abdullah menyampaikan berdasarkan hasil panja terkait anggaran subsidi energi dalam pembahasan RAPBN 2027 disepakati sebesar Rp 261,50 triliun. Angka tersebut turun Rp 11,44 triliun dibandingkan usulan pemerintah sebesar Rp 272,94 triliun.

"Alokasi subsidi energi sebesar Rp 261.502,2 miliar lebih rendah Rp 11.443,2 miliar dari usulan RAPBN 2027 sebesar Rp 272.945,3 miliar," ujar Said dalam Rapat Kerja dengan Menteri Keuangan, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Menteri Hukum dan Gubernur BI, Kamis (24/9/2026).

Berdasarkan paparan Said, subsidi BBM dan LPG Tabung 3 Kg tahun 2027 disepakati sebesar Rp 131.393,3 miliar atau Rp 131,39 triliun. Angka ini lebih rendah Rp 11.443,2 miliar atau Rp 11,4 triliun dari usulan RAPBN ΤΑ 2027 sebesar Rp 142.836,5 miliar.