NADIKABAR.COM — Karnaval yang menampilkan sound horeg kembali memakan korban jiwa di Provinsi Jawa Timur (Jatim). Dalam catatan NadiKabar, dalam bulan Agustus saja, sudah ada tiga orang tewas dikarenakan sound horeg.
Ketiga korban itu warga biasa hingga kru dan penyewa. Berikut para korban tewas tragedi sound horeg yang dirangkum NadiKabar sejak awal Agustus:
Korban pertama adalah pria berinisial SN (29), ia tewas saat tengah tertidur dia atas truk bermuatan sound horeg yang tengah melaju. Nahas, saat melintas di Jalan Krasak, Desa Candijati, Kecamatan Arjasa, kepala terbentur gapura.
"Kejadiannya hari Minggu (2/8), saat kendaraan melintas di bawah gapura pembatas desa," kata Komandan Regu 1 Unit Gakkum Satlantas Polres Jember, Aiptu Hasan Basri saat itu.
Saat kejadian, korban di atas truk sound horeg bersama rombongan yang dalam perjalanan pulang setelah berpartisipasi dalam karnaval di Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji.
Korban diduga tertidur di atas bak truk yang mengangkut peralatan sound system. Benturan keras tersebut membuat korban mengalami luka fatal di bagian kepala.
2. Penyewa Sound Horeg di Banyuwangi