NADIKABAR.COM — Punya sertifikat Brevet Pajak A dan B memang jadi nilai tambah di dunia kerja. Bagi sebagian tax staff dan konsultan pajak, sertifikat itu terasa belum cukup untuk bersaing di posisi yang menangani klien atau perusahaan berskala multinasional.

Persoalannya, materi Brevet A dan B umumnya fokus pada perpajakan domestik. Ketika berhadapan dengan kasus lintas negara, seperti perhitungan pajak berganda atau transfer pricing, kompetensi yang sudah dimiliki sering belum cukup menjawab kebutuhan pekerjaan sehari-hari.

Di sinilah Brevet Pajak C hadir sebagai jenjang lanjutan yang relevan. Program dari Piranha Smart Center bersama Education Visionary Lab ini dirancang khusus membahas perpajakan tingkat internasional, mencakup pajak berganda, pemajakan penghasilan luar negeri, kredit pajak luar negeri, hingga mekanisme transfer pricing secara aplikatif.