Kepala Staf Gabungan militer Korsel (JCS), seperti dilansir AFP, Senin (12/10), melaporkan bahwa aktivitas peluncuran rudal Korut terdeteksi pada Senin (12/10) pagi waktu setempat.
"Militer kami mendeteksi peluncuran beberapa rudal balistik dari wilayah Pyongyang ke arah Laut Timur, sekitar pukul 09.20 waktu setempat," kata Kepala JCS Korsel, merujuk pada perairan yang juga dikenal sebagai Laut Jepang.
"Militer kami telah meningkatkan pengawasan dan kewaspadaan terhadap kemungkinan adanya peluncuran tambahan," imbuh pernyataan JCS tersebut.
Secara terpisah, Kementerian Pertahanan Jepang mengonfirmasi peluncuran setidaknya satu rudal balistik. Menurut laporan JCS, beberapa rudal Korut terdeteksi mengudara lebih dari 900 kilometer. Korsel dan sekutunya, AS kini sedang menganalisis spesifikasi pasti dari rudal-rudal tersebut.
Kantor Keamanan Nasional Korsel menggelar rapat keamanan darurat karena aktivitas peluncuran Korut terdeteksi, untuk meninjau kesiapan militer negara tersebut.