"Politik luar negeri bebas aktif harus menjaga kemandirian Indonesia dalam mengambil keputusan. Kita perlu mampu bekerja sama dengan berbagai negara sekaligus tegas mempertahankan kedaulatan dan kepentingan nasional," ujar Sukamta.

"Beberapa hal perlu mendapat perhatian: perlindungan WNI di luar negeri, diplomasi ekonomi yang memperkuat industri dan membuka lapangan kerja di dalam negeri, serta perjuangan bagi kemerdekaan Palestina. Untuk Palestina, bantuan kemanusiaan dan rekonstruksi harus berjalan seiring dengan perjuangan mengakhiri pendudukan dan mewujudkan negara Palestina yang merdeka," tambahnya.

Ia juga ingin Indonesia aktif dalam menggerakkan kerja sama di lingkup ASEAN. Sukamta menyinggung soal peluang ekonomi RI yang bertambah jika sektor kerja sama ASEAN bisa dilakukan dengan baik.

"Saya juga berharap Indonesia semakin aktif menggerakkan ASEAN menuju kerja sama yang lebih produktif, termasuk dalam industri, energi, dan ketahanan pangan. Ukuran keberhasilan diplomasi harus terlihat pada hasilnya: warga kita terlindungi, kedaulatan terjaga, peluang ekonomi bertambah, dan Indonesia semakin mampu ikut menyelesaikan persoalan dunia," ujar dia.