NADIKABAR.COM — Polda Jawa Timur mengajak generasi muda untuk menjaga persatuan, memperkuat rasa kebangsaan, serta bijak menggunakan media sosial dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 pada Rabu (28/10).

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Jules Abraham Abast mengatakan nilai-nilai Sumpah Pemuda tetap relevan di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi di ruang digital.

Menurut dia, jika dahulu pemuda dipersatukan oleh tekad kebangsaan, generasi muda saat ini memiliki tantangan untuk merawat persatuan di tengah dinamika media sosial.

"Momentum Sumpah Pemuda mengingatkan kita bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan masa depan bangsa. Mari jadikan ruang digital sebagai tempat menyebarkan gagasan, kreativitas, dan hal-hal positif yang memperkuat persaudaraan," kata Jules dalam keterangannya.

Ia mengingatkan generasi muda agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Terlebih, informasi yang mengandung provokasi, ajakan kekerasan, atau narasi yang berpotensi memecah belah masyarakat.