Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem yang mendukung tumbuhnya generasi muda yang sehat, tangguh, berkarakter, dan mampu menghadapi berbagai tantangan perkembangan zaman.
Sementara, Pengasuh Pesantren Kasepuhan Raden Rahmat yang juga pegiat GIF Romo Winarno menyebutkan perilaku seks menyimpang menyisakan dampak negatif sepinya jiwa pada masa lansia.
Aktivis pesantren lansia ini menyebutkan, perilaku seks menyimpang harus dibayar mahal dengan risiko besar kesehatan fisik maupun sepinya jiwa yang berdampak pada kesehatan mental.
"Perilaku sesaat yang menabrak batas moral dan nurani, seperti perilaku seks menyimpang atau LGBTQ sering kali menuntut bayaran termahalnya di masa senja, tubuh yang rapuh oleh penyakit dan jiwa yang sepi tanpa kehormatan," kata Romo Winarno.