NADIKABAR.COM — Pengurus Besar Tinju Indonesia (Perbati) memaknai peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 sebagai momentum untuk membentuk identitas bersama guna memajukan olahraga tinju Indonesia.

"Saatnya kita menghapuskan ego dan perbedaan suku dan ras, membentuk identitas bersama sebagai bangsa yang hebat untuk bersama-sama memajukan tinju kita," kata Sekretaris Jenderal Perbati Hengky Silatang di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan Sumpah Pemuda yang menekankan persatuan dan kesatuan harus menjadi landasan bagi seluruh pemangku kepentingan tinju nasional dalam menghadapi berbagai tantangan.

Persatuan, kata dia, adalah satu faktor penting untuk membina atlet serta berkesinambungan dan meningkatkan prestasi tinju Indonesia di tingkat internasional.

Ia menilai perbedaan pandangan dan kepentingan tak boleh menjadi penghalang untuk membangun olahraga tinju. Sebaliknya, perbedaan perlu disikapi secara dewasa dengan mengutamakan kepentingan atlet, kemajuan olahraga, dan nama baik bangsa.

Perbati berharap momentum Hari Sumpah Pemuda mendorong seluruh pihak mengesampingkan kepentingan pribadi dan kelompok.

Dengan demikian, energi dan sumber daya diarahkan pada penguatan pembinaan, peningkatan kualitas pelatih, serta persiapan atlet menghadapi persaingan di tingkat Asia dan dunia.

Menurut Hengky, para petinju muda harus memiliki semangat juang, kedisiplinan, dan tekad kuat untuk mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang internasional.

Ia berharap para atlet muda terus berlatih serius dan fokus mengejar prestasi, termasuk membuka peluang meloloskan petinju Indonesia ke Olimpiade.

Target tersebut, kata dia, membutuhkan persiapan panjang, dukungan berbagai pihak, serta kompetisi yang dapat mengasah kemampuan atlet sejak usia muda.

Pembinaan yang terarah juga perlu disertai dengan pendampingan pelatih, pemenuhan kebutuhan latihan, serta kesempatan mengikuti kejuaraan yang kompetitif.