NADIKABAR.COM — Korea Utara menuding Korea Selatan merekayasa insiden ledakan ranjau pada September lalu di zona demiliterisasi bersama, yang disampaikan dalam sebuah surat kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (DK PBB), demikian kantor berita Korut KCNA, Senin.

Pada 25 Oktober, Wakil Tetap Korut untuk PBB mengirimkan surat kepada Presiden DK PBB yang mengatakan insiden tersebut merupakan provokasi pihak Korsel.

Provokasi itu, kata mereka, adalah supaya Korsel dapat menyalahkan Korut dan lari dari tanggung jawab karena telah menyebabkan eskalasi ketegangan di Semenanjung Korea.