NADIKABAR.COM — Hasil survei terbaru Parameter Politik Indonesia (PPI) menunjukkan bahwa terdapat 62,2 persen mengaku setuju terhadap reshuffle atau pergantian menteri dalam Kabinet Merah Putih.
Sebagaimana dipaparkan oleh Direktur Eksekutif Adi Prayitno saat peluncuran hasil Survei Nasional "Evaluasi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran" di Jakarta, Minggu, dalam survei tersebut terdapat 14,7 persen responden yang tidak setuju dan sebanyak 23,1 persen tidak menjawab.
Dalam survei tersebut juga disebutkan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebagai pejabat dengan penilaian kinerja terbaik, dengan persentase 15,4 persen.
Posisi kedua ditempati Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebesar 14,5 persen, disusul Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir sebesar 6 persen.
Selain itu, dalam daftar 10 besar pejabat berkinerja terbaik, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menempati posisi keempat dengan 4,5 persen, diikuti Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia sebesar 3,2 persen.
Selanjutnya, Menteri Perumahan Rakyat Maruarar Sirait memperoleh 2,1 persen, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian 1,5 persen, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan 1,1 persen, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi 0,9 persen, serta Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani 0,8 persen.
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto melakukan serangkaian perombakan Kabinet Merah Putih sejak dilantik pada 20 Oktober 2024. Hingga 15 Oktober 2026, perombakan tersebut tercatat berlangsung dalam sembilan gelombang, mencakup pergantian menteri, wakil menteri, pejabat kepresidenan, pimpinan lembaga, serta pejabat tinggi TNI dan Polri.