Kemudian, untuk kategori desa-kota, 70,2 persen responden yang memilih puas terhadap kinerja Presiden tinggal di daerah pedesaan, sementara 61,4 persen responden yang puas terhadap kinerja Presiden tinggal di area perkotaan.

Sementara itu, jika dilihat sebarannya dari tingkat kesejahteraan responden, mereka yang berada di kategori lower class menjadi yang paling banyak mengaku puas terhadap kinerja Presiden Prabowo, yaitu 75,3 persen, diikuti oleh kategori lower middle 64,1 persen, middle-middle 61 persen, upper middle 35,5 persen, dan terakhir upper class 25 persen.

Dari tingkat pendidikan, 79,3 persen responden yang memilih puas terhadap kinerja Presiden tidak tamat SD/tidak sekolah, sementara itu yang tamat SD 74,9 persen, tamat SMP 64,3 persen, tamat SMU/SMK 62,4 persen, dan tamat perguruan tinggi 43,2 persen.

PPI menelusuri lebih jauh sebaran tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden dari kategori profesi dan pilihan politik para responden.

Dari kategori profesi, 76,3 persen responden yang memilih puas terhadap kinerja Presiden merupakan petani, kemudian 75 persen PNS, 75 persen pengurus RT/RW/aparat desa, 69,4 persen ibu rumah tangga, 62,5 persen ojek/driver online, 61,3 persen pensiunan, 59,8 persen buruh kasar/serabutan, 58,6 persen karyawan swasta, 55,7 persen wiraswasta/pedagang, 50 persen guru sekolah (SD, SMP, SMA), 50 persen nelayan, 48,6 persen masih sekolah/kuliah, dan 33 persen profesional (dokter, pengacara, dan lain-lain).