Puente mengatakan pusat kendali sebenarnya memiliki cukup waktu untuk memeriksa gangguan sebelum mengizinkan kereta kembali beroperasi. Namun, menurut dia, gangguan itu tidak diperbaiki.

"Jelas bahwa di pusat kendali, keputusan untuk kembali menjalankan kereta telah diambil. Mereka sebenarnya memiliki waktu yang lebih dari cukup untuk memeriksa kesalahan tersebut, namun mereka tidak memperbaikinya," ujarnya.