"Jika terjadi kegagalan sistem, pusat kendali akan mengambil alih," ujar Puente.

Dia menambahkan pusat kendali yang kemudian memutuskan untuk mengizinkan kereta-kereta tersebut bergerak kembali tanpa pembatasan kecepatan. Keputusan itulah, menurut Puente, yang menyebabkan kereta Renfe menabrak kereta Iryo yang sedang berhenti di jalur di depannya.

Kereta Renfe disebut melaju dengan kecepatan 124 mil atau sekitar 200 Km per jam saat menabrak kereta Iryo yang sedang berhenti. Peristiwa itu menyebabkan 68 orang tewas.