Pekerjaan ini dibagi menjadi dua paket dengan masing-masing paket mencakup 362 meter bangunan utama dan 105 meter groin. Secara keseluruhan, konstruksi tersebut menggunakan 8.500 buah buis beton.
Berdasarkan laporan per 25 Oktober 2026, progres Paket I telah mencapai 56,212 persen, sedangkan Paket II mencapai 65,822 persen. Pekerjaan tersebut memiliki masa pelaksanaan selama 175 hari, terhitung sejak 5 Juni hingga 26 November 2026.
Pemprov Jateng telah juga melakukan berbagai upaya untuk melindungi kawasan pesisir, salah satunya melalui program Mageri Segoro. Sepanjang 2025, program tersebut mencatat penanaman sekitar 2,34 juta batang mangrove di lahan seluas 257 hektare di kawasan pesisir Jawa Tengah.
Apresiasi senada disampaikan Kepala Desa Surodadi, Supriyanto, atas pembangunan hybrid seawall di wilayahnya. Ia menilai proyek tersebut sangat membantu masyarakat dalam menghadapi persoalan abrasi yang terjadi selama bertahun-tahun.
Menurutnya, warga kini mulai merasakan langsung manfaat dari pembangunan struktur pelindung pantai tersebut. Keberadaan tanggul memberikan harapan terhadap kondisi kawasan permukiman dan lahan tambak warga yang lebih aman.