Bintik-bintik pada cangkang telur umumnya merupakan variasi alami. Kondisi ini cukup sering terlihat pada telur berwarna cokelat.
Bintik tersebut berasal dari endapan pigmen tambahan selama proses pembentukan cangkang. Keberadaannya tidak memengaruhi kualitas maupun rasa telur.
Jadi, telur dengan cangkang berbintik tidak perlu langsung dianggap rusak. Selama telur masih segar dan cangkangnya dalam kondisi baik, telur tetap dapat digunakan.
Telur tanpa cangkang atau memiliki cangkang sangat lunak dapat berkaitan dengan kekurangan kalsium yang cukup parah. Ayam yang baru mulai bertelur dan kondisi kesehatan tertentu juga bisa menjadi penyebabnya.
Telur seperti ini perlu mendapat perhatian lebih saat ditangani. Jika masih segar, telur sebaiknya segera digunakan dan tidak disimpan terlalu lama.
Namun, jangan mengonsumsi telur jika kondisinya terlihat mencurigakan. Telur yang berbau aneh, kotor, atau menunjukkan tanda kerusakan sebaiknya dibuang.