NADIKABAR.COM — Turnamen pembinaan sepak bola usia muda Soekarno Cup mulai menunjukkan perannya sebagai salah satu ruang alternatif bagi talenta-talenta muda sepak bola Indonesia untuk mendapatkan panggung. Sejumlah pemain yang tampil dalam turnamen yang diinisiasi Prananda Prabowo tersebut mulai mendapatkan perhatian dari klub-klub yang berlaga di Liga 2 dan Liga 3.

Ketua Panitia Nasional Soekarno Cup Komarudin Watubun mengatakan, kompetisi yang terbuka dan memiliki jangkauan luas dapat menjadi wadah untuk mempertemukan talenta-talenta tersebut dengan pelatih, pencari bakat, maupun klub yang membutuhkan pemain muda potensial.

"Soekarno Cup diharapkan menjadi bagian dari proses penemuan dan pengembangan pemain. Dengan semakin banyak pemain yang mendapatkan kesempatan tampil dan kemudian dipantau klub profesional, kompetisi ini dapat memiliki dampak jangka panjang terhadap regenerasi sepak bola Indonesia," ujar Komarudin, Sabtu (22/8/2029).

Juru Bicara Soekarno Cup sekaligus legenda Timnas Indonesia, Anang Ma'ruf mengatakan, diliriknya sejumlah talenta muda Soekarno Cup oleh klub professional menjadi sinyal positif bahwa kompetisi yang melibatkan pemain-pemain muda dari berbagai daerah mampu membuka jalur baru menuju sepak bola profesional.

"Sejumlah pelatih dari klub Liga 3 dan Liga 2 ternyata ikut memantau jalannya Soekarno Cup. Ada yang lewat live streaming di YouTube, ada pula yang datang langsung ke stadion. Mereka tertarik ke beberapa pemain, dan telah meminta data pemain tersebut," ujar Anang.