Bagi warga Kompleks Sidimpuan Baru, perbaikan jalan ini menjawab persoalan kerusakan dan genangan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Warga setempat, Muhammad Irfan Siregar, mengatakan genangan saat hujan deras dapat mencapai mata kaki. Bahkan, sepeda motor tidak bisa melintas ketika terjadi banjir besar. Ia berharap perbaikan tersebut memberikan manfaat jangka panjang. Irfan juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kondisi jalan dan lingkungan sekitar.
Selain akses jalan dan jaringan irigasi, pemulihan pelayanan publik dilakukan melalui rehabilitasi Kantor Kelurahan Sitamiang Baru senilai Rp397,5 juta. Perbaikan mencakup pembenahan bangunan, penggantian rangka atap, serta pembangunan struktur penahan tebing untuk mengurangi risiko kerusakan berulang. Pekerjaan yang dimulai pada 5 Oktober itu ditargetkan selesai pada 23 Desember 2026.
Lurah Sitamiang Baru Irwansyah Efendi Harahap mengatakan, selama kantor belum layak digunakan, pelayanan sempat dialihkan ke rumah salah satu staf sebelum akhirnya menempati bangunan puskesmas pembantu di dekat lokasi.
"Kami berharap rehabilitasi ini segera mengembalikan pelayanan ke kantor kelurahan sehingga masyarakat dapat mengurus administrasi dengan lebih nyaman dan mudah," pungkasnya.