"Akibat kejadian ini, sebanyak tujuh unit rumah warga terdampak, dengan rincian empat rumah mengalami rusak berat dan tiga rumah rusak sedang," kata Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bogor, dalam keterangan kepada wartawan, Rabu (22/4).

Berdasarkan hasil asesmen, pergerakan tanah itu tercatat mencapai panjang sekitar 100 meter, dengan pergerakan dari titik mahkota hingga bawah lereng sekitar 50 meter.

"Kerusakan meliputi ambruknya bagian dinding, lantai, hingga atap rumah," bebernya.

Petugas gabungan kemudian segera ke lokasi untuk melakukan penanganan. Saat ini, sebanyak 28 warga telah direlokasi ke tempat yang lebih aman.